Let’s travel together.

Kasus Terbaru Joy Red Velvet, Inikah Alasan Idol Cewek Sering Dikritik Ketimbang Cowok?

Kasus Terbaru Joy Red Velvet, Inikah Alasan Idol Cewek Sering Dikritik Ketimbang Cowok

0 5
Degens

Majalahkorea.com – Baru-baru ini Joy Red Velvet terlibat dalam kontroversi yang tidak masuk akal karena mengenakan kaos bertuliskan “feminisme”. Ia dikritik habis-habisan oleh para pria dan bahkan diminta segera meninggalkan grup.

Kaos yang dikenakan Joy adalah koleksi Dior. Baik selebriti di Korea maupun di luar negeri terlihat mengenakan kaos tersebut. Netizen Korea tak mengangkat masalah ketika aktris seperti Jung Yu Mi dan Kim Hye Soo terlihat mengenakan kaos yang sama. Namun reaksi berbeda ketika seorang member girl grup terlihat mengenakan kaos tersebut.

Joy memposting berbagai foto dirinya yang mengenakan kaos ini pada 19 Agustus. Begitu foto-foto tersebut dirilis, Joy mendapat kritik pedas dari banyak netizen. Beberapa netizen meninggalkan komentar yang mengatakan, “Joy bersikap egois dengan mengenakan kaos seperti itu,” dan, “Dia tidak pengertian mengenakan kaos dan membual bahwa dia seorang feminis.”

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Joy bukan satu-satunya selebriti yang memakai kaos Dior di Korea karena banyak aktris yang memakai kaos yang sama. Juga, banyak selebriti luar negeri termasuk penyanyi Rihanna, rapper A$AP Rocky, Charlize Theron, Jessica Chastain, Jennifer Lawrence dan Kendall Jenner memakainya.

Tak hanya itu, bahkan para member idol pria pun mengenakan kemeja dengan ungkapan feminisme. Jin dan Jimin BTS mengenakan kemeja dengan frasa “Kesetaraan gender” dan “Feminis radikal”, yang merupakan sweater crewneck dari ACNE Studios. Member NU’EST juga mengenakan kaos bertuliskan “A girl is a gun” (perempuan adalah pistol) di siaran televisi.

Pakaian dengan frasa feminis ini bisa dikenakan oleh siapa saja, namun kontroversi semakin memuncak saat Joy memakainya. Beberapa netizen menyatakan, “Kami tidak mengerti mengapa girl grup dengan basis penggemar pria yang besar akan mengenakan kaos feminis.”

Baca Juga:  Jisoo BLACKPINK Tampil Beda Di Pemotretan Dan Bahas Comeback Sampai Filosofi Sebagai Artis

Kontroversi serupa terus meningkat di kalangan idol wanita tidak hanya Joy. Sesama member Red Velvet Irene juga terlibat dalam kontroversi feminis ketika dia terlihat membaca buku “Kim Ji Young, Born in 1982”, yang dianggap sebagai buku feminis yang ditulis oleh Cho Nam Joo. Selain itu, ketika Naeun APRIL terlihat memiliki tas ponsel yang bertuliskan, “Perempuan bisa melakukan apa saja” di media sosialnya, beberapa netizen mengkritik artis tersebut sebagai seorang feminis. Sama seperti kasus-kasus ini, banyak idol perempuan berada di bawah pengawasan dan kritik ketika dikaitkan dengan feminisme sedikit pun.

Tampaknya idol wanita lebih sering dikritik ketimbang pria adalah karena mereka dikaitkan dengan gagasan bahwa mereka adalah produk konsumen. Mereka sering diharapkan untuk memegang imej tertentu, individu yang bersuara lembut dan cantik. Karenanya, idol wanita sering dikritik jika dianggap memiliki suara yang lantang atau pendapat yang kuat untuk melawan sesuatu meski tidak terkait dengan feminisme.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.